Pelatihan Penulisan Berita, Artikel, dan Opini untuk Penguatan Komunikasi Publik Kepemiluan di KPU Kabupaten Wonogiri
DOI:
https://doi.org/10.59966/hthymf33Kata Kunci:
Komunikasi Publik Kepemiluan, Literasi Informasi, Pelatihan Menulis, Penulisan Berita, KPUAbstrak
Purpose - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas penulisan berita, artikel, dan opini dalam konteks komunikasi publik kepemiluan di KPU Kabupaten Wonogiri. Program ini berangkat dari kebutuhan komunikasi publik kepemiluan yang menuntut informasi akurat, dapat diverifikasi, netral, dan mudah dipahami.
Design/Methodology/Approach- Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dalam satu pertemuan pada tahun 2026 melalui pemetaan kebutuhan awal, pemaparan interaktif, analisis contoh, praktik terbimbing, dan diskusi reflektif. Sumber data meliputi catatan fasilitator, materi pelatihan, dokumentasi kegiatan, respons peserta dalam diskusi, serta aktivitas latihan penyusunan judul, lead, paragraf pembuka, argumentasi, dan sumber informasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada kemampuan membedakan jenis tulisan, kelengkapan unsur 5W+1H, verifikasi sumber, serta pemisahan antara fakta dan opini.
Findings - Bukti yang tersedia menunjukkan bahwa kegiatan berhasil menyediakan ruang latihan yang terstruktur dan mengarahkan perhatian peserta pada aspek akurasi, verifikasi, struktur tulisan, serta netralitas komunikasi kelembagaan. Pelatihan juga memfasilitasi pemahaman mengenai perbedaan karakteristik berita, artikel, dan opini dalam konteks komunikasi publik kepemiluan. Namun, peningkatan kompetensi menulis belum dapat dinyatakan secara kuantitatif karena kegiatan tidak dilengkapi pre-test, post-test, rubrik penilaian, maupun arsip lengkap jumlah peserta.
Originality/Value - Nilai utama program terletak pada kontekstualisasi keterampilan menulis ke dalam kebutuhan spesifik komunikasi publik kepemiluan di tingkat kelembagaan. Program ini tidak hanya menekankan aspek teknis penulisan, tetapi juga mengintegrasikan prinsip akurasi, verifikasi, netralitas, dan pemisahan fakta serta opini. Selain itu, kegiatan menghasilkan rekomendasi tindak lanjut berupa pengembangan klinik editorial dan pedoman internal penulisan sebagai upaya memperkuat kualitas komunikasi publik KPU Kabupaten Wonogiri secara berkelanjutan.
Referensi
Arifin, B. (2022). Government communication strategies in time of pandemic: Comparative study between South Korea and Indonesia. Policy & Governance Review, 6(2), 189–205. https://doi.org/10.30589/pgr.v6i2.546
Dewan Pers. (2006). Kode etik jurnalistik.
Dewan Pers. (2023). Surat Edaran Dewan Pers Nomor 01/SE-DP/IV/2023 terkait pelaksanaan Pemilu 2024 dan peran pers dalam menjaga informasi yang tepat, akurat, dan benar.
Dewan Pers. (2024). Peraturan Dewan Pers Nomor 03/Peraturan-DP/IV/2024 tentang Pedoman Perilaku dan Standar Pers Profesional.
Ecker, U. K. H., Lewandowsky, S., Cook, J., Schmid, P., Fazio, L. K., Brashier, N., Kendeou, P., Vraga, E. K., & Amazeen, M. A. (2022). The psychological drivers of misinformation belief and its resistance to correction. Nature Reviews Psychology, 1, 13–29. https://doi.org/10.1038/s44159-021-00006-y
Fissi, S., Gori, E., & Romolini, A. (2022). Social media government communication and stakeholder engagement in the era of COVID-19: Evidence from Italy. International Journal of Public Sector Management, 35(3), 276–293. https://doi.org/10.1108/IJPSM-06-2021-0145
Green, J., Hobbs, W., McCabe, S., & Lazer, D. (2022). Online engagement with 2020 election misinformation and turnout in the 2021 Georgia runoff election. Proceedings of the National Academy of Sciences, 119(34), e2115900119. https://doi.org/10.1073/pnas.2115900119
Hansson, S., & DePaula, N. (2025). Government communication on social media: Research foci, domains, and future directions. Media and Communication, 13, Article 10697. https://doi.org/10.17645/mac.10697
Hansson, S., & Page, R. (2023). Legitimation in government social media communication: The case of the Brexit department. Critical Discourse Studies, 20(4), 361–378. https://doi.org/10.1080/17405904.2022.2058971
Jamalullail, J., Safira, F., & Hamdi, H. (2023). The government communication strategy through social media to increase public awareness. Nyimak: Journal of Communication, 7(2), 131–146. https://doi.org/10.31000/nyimak.v7i2.7985
Jones-Jang, S. M., Mortensen, T., & Liu, J. (2021). Does media literacy help identification of fake news? Information literacy helps, but other literacies don’t. American Behavioral Scientist, 65(2), 371–388. https://doi.org/10.1177/0002764219869406
Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2022). Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2022 tentang partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum dan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota.
Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2014). The elements of journalism: What newspeople should know and the public should expect (3rd ed.). Crown.
Lasswell, H. D. (1948). The structure and function of communication in society. In L. Bryson (Ed.), The communication of ideas (pp. 37–51). Institute for Religious and Social Studies.
Lorenz-Spreen, P., Oswald, L., Lewandowsky, S., & Hertwig, R. (2023). A systematic review of worldwide causal and correlational evidence on digital media and democracy. Nature Human Behaviour, 7, 74–101. https://doi.org/10.1038/s41562-022-01460-1
McNair, B. (2018). An introduction to political communication (6th ed.). Routledge.
Muadz, M., & Riyanto, B. (2022). Press release writing training in Sriwedari Village. Community Empowerment, 7(4), 629–633. https://doi.org/10.31603/ce.5610
Pennycook, G., Epstein, Z., Mosleh, M., Arechar, A. A., Eckles, D., & Rand, D. G. (2021). Shifting attention to accuracy can reduce misinformation online. Nature, 592, 590–595. https://doi.org/10.1038/s41586-021-03344-2
Pennycook, G., & Rand, D. G. (2021). The psychology of fake news. Trends in Cognitive Sciences, 25(5), 388–402. https://doi.org/10.1016/j.tics.2021.02.007
Powell, G. B., Jr. (2000). Elections as instruments of democracy: Majoritarian and proportional visions. Yale University Press.
Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023.
Sumadiria, A. S. H. (2017). Jurnalistik Indonesia: Menulis berita dan feature. Simbiosa Rekatama Media.
Suryanto, S., Syaputri, D., & Mahmudah, S. (2024). Pelatihan menulis berita di website kepada mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Islam Negeri Salatiga. Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas, 1(3), 239–251. https://doi.org/10.53088/tintamas.v1i3.1509
Tarigan, H. G. (2013). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Vraga, E. K., Tully, M., & Bode, L. (2022). Assessing the relative merits of news literacy and corrections in responding to misinformation on Twitter. New Media & Society, 24(10), 2354–2371. https://doi.org/10.1177/1461444821998691
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Farco Siswiyanto Raharjo, Galang Taufani (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
