Pendampingan Penanaman Nilai Karakter pada Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan dan Keteladanan
DOI:
https://doi.org/10.59966/1h5dnt39Kata Kunci:
Anak usia dini, Nilai Karakter, Pembiasaan dan KeteladananAbstrak
Purpose- Penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang berakhlak, kepribadian, dan memiliki kecerdasan social emosional yang matang. Masa usia dini sering disebut sebagai golden age, yaitu fase perkembangan yang sangat menentukan arah kehidupan anak di masa mendatang. Oleh karena itu, pendampingan yang tepat melalui pembiasaan dan keteladanan baik menjadi strategi esensial dalam proses pendidikan anak usia dini. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, strategi, dan implikasi pendampingan penanaman nilai-nilai karakter anak usia dini dengan menekankan pada praktik pembiasaan yang konsisten serta keteladanan yang diberikan oleh guru, orang tua, dan lingkungan sekitar.
Design/Methodology/Approach - Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, serta kajian literatur untuk menggali bentuk nyata praktik pembiasaan dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari anak.
Findings - Hasil kajian menunjukkan bahwa pembiasaan, seperti membiasakan anak berdoa sebelum melakukan aktivitas, mengucapkan salam, menjaga kebersihan, serta berbagi dengan teman, mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Sementara itu, keteladanan orang dewasa, khususnya guru dan orang tua, terbukti menjadi model nyata bagi anak dalam meniru perilaku positif, seperti kejujuran, kesabaran, kemandirian, dan rasa hormat kepada orang lain. Interaksi yang hangat dan penuh kasih sayang memperkuat internalisasi nilai-nilai karakter sehingga anak mampu menghayati dan menerapkannya secara alami dalam kehidupan sehari-hari.
Originality/Value –Penelitian ini menegaskan bahwa penanaman nilai karakter tidak dapat dicapai secara instan, melainkan memerlukan proses pendampingan berkelanjutan yang integratif antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kesinambungan praktik pembiasaan dan konsistensi dalam memberi teladan menjadi kunci keberhasilan pendidikan karakter anak usia dini. Dengan demikian, diharapkan terbentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter mulia, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
Referensi
Agus Wibowo. 2017. Pendidikan Karakter (Strategi membangun karakter bangsa berperadaban).
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ahmad Susanto. 2018. Pendidikan Anak Usia Dini (Konsep dan Teori). Jakarta: Bumi Aksara.
Amir Hamzah. 2019. Metode Penelitian Kualitatif. Batu: Literasi Nusantara.
Asep Jihad, dkk. 2010. Pendidikan Karakter (Teori dan aplikasi). Jakarta:
Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional.
Dwi Yulianti. 2010. Psikologi Perkembangan Anak. Jakarta: Rajagrafando Persada.
Eka Sapti Cahyaningrum, Sudaryanti, Nurtanio Agus Purwanto. “Pegembangan nilai-nilai karakter
anakusia dini melalui pembiasaan dan keteladanan.” Universitas Negeri Yogyakarta 6 (Desember
2017): 203–13.
Elizabeth B. Hurlock. Psikologi perkembangan. Penerbit Erlangga, t.t.
Evinna Cinda Hendriana, Arnold Jacobus. “Implementasi pendidikankarakter di sekolah melalui
pembiasaan dan keteladanan” 1, no. 2 (2 September 2016): 25–29.
Febi Saputra. “Metode Keteladanan Pendidikan Islam dalam Perspektif Islam.” Juenal Pendidikan Islam,
UIN Raden Fatah Palembang 3, no. No.1 (2018): 1–22.
Habibur Rahman, dkk. 2020. “Pengembangan Nilai Moral dan Agama Anak Usia Dini.” Edu Publisher.
I Wayan Mertayasa, I Ketut Sudarsana. 2018. Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini. Bali: Jayapangus
Press.
Isjoni. 2009. Model Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.
Khaidir, M.Ag., dkk. 2021. Pendidikan Akhlaq Anak Usia Dini. Sigli: Yayasan Penerbit
Lexy J Moloeng. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Masganti. 2017. Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Depok: Kencana.
Nenny Mahyuddin. 2019. Emosional Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group.
Novia Safitri, dkk. “Metode Penanaman Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini.” Journal Of Early Childhood
Education 1, No.2 (2019): 30–44.
Singgih D. Gunarsa. 2008. Dasar dan Teori Perkembangan Anak. Jakarta: Gunung Mulia.
Sitompul, Hafsah. 2016. “Metode Keteladanan Dan Pembiasaan Dalam Penanaman
Nilai-Nilai Dan Pembentukan Sikap Pada Anak.” Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman 4, no. 1.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Sukatin, Qomariyyah, Yolanda Horin, Alda Afrilianti, Alivia, Rosa Bella. “Analisis Psikologi Perkembangan
Sosial Emosional Anak Usia Dini” 6, No.2 (Desember 2019).
Syamsul Hadi. “Pembelajaran Sosial Emosional Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Anak Usia Dini.” Jurnal
Teknodik 15, Nomor 2 (2011).
Ulber Silalahi. 2010. Penelitian Sosial. Jakarta: Refika Aditama.
Witarsa, Rahmat Ruhyana. 2021. Pendidikan Karakter (Konsep dan Implementasinya). Bandung: Yrama Widya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Indonesia Journal for Community Service and Empowerment

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

