Enhancing Students' Creativity in Making Ecobricks and Dream Catchers from Recycled Materials at SDI Lewo Labo
DOI:
https://doi.org/10.59966/193t6845Kata Kunci:
Kreativitas, Sampah Plastik, Ekobrik, Dream Catcher, material daur ulang, sekolah dasarAbstrak
Purpose - Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar melalui pelatihan praktik langsung dalam membuat ecobrick dan dream catcher dari bahan plastik daur ulang. Program ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan ketersediaan kegiatan pembelajaran yang kreatif dan berorientasi lingkungan di SDI Lewo Labo, Desa Paga, Kabupaten Sika.
Design/Methodology/Approach - Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Pembelajaran dan Aksi Partisipatif (PLA), yang melibatkan siswa dari Kelas I hingga Kelas VI secara aktif selama seluruh proses berlangsung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap: (1) persiapan, yang meliputi observasi lapangan awal dan koordinasi administratif; (2) pelaksanaan, dengan menggunakan empat metode—ceramah, demonstrasi, praktik, dan tanya jawab; serta (3) evaluasi, yang dilakukan melalui observasi terstruktur dan wawancara singkat untuk menilai perubahan pemahaman dan kreativitas siswa sebelum dan sesudah kegiatan.
Findings - Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tersebut berhasil dilaksanakan dan mencapai semua indikator keberhasilan yang direncanakan. Para siswa menunjukkan antusiasme yang meningkat, partisipasi aktif, serta kreativitas yang lebih baik dalam mengubah sampah plastik menjadi produk yang fungsional dan estetis. Evaluasi observasional menunjukkan peningkatan pada empat indikator utama: pengetahuan tentang pemilahan sampah (dari 35% menjadi 90%), kemampuan membuat ecobrick (0% menjadi 100%), kemampuan membuat dream catcher (0% menjadi 100%), dan sikap kesadaran lingkungan (dari 50% menjadi 95%). Dukungan penuh dari kepala sekolah, guru, dan staf juga turut berkontribusi terhadap keberhasilan program ini.
Originality/Value - Kegiatan ini memberikan pendekatan terpadu terhadap pendidikan lingkungan di tingkat sekolah dasar dengan menggabungkan pembuatan ecobrick dan dream catcher dalam satu program pengabdian masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi sampah plastik, tetapi juga secara bersamaan mengembangkan keterampilan motorik halus, kreativitas, dan perilaku kolaboratif siswa. Media dan metode yang digunakan sederhana, berbiaya rendah, dan dapat ditiru di lingkungan pendidikan nonformal maupun formal lainnya yang serupa.
Referensi
Wahyuni, S., & Putra, A. (2022). Pengaruh Program KKN Mengajar terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 45(2), 123–135.
Zulkarnain, I., & Farhan, M. (2019a). Meningkatkan kreativitas siswa dengan memanfaatkan sampah bekas menjadi barang yang bernilai ekonomis. Jurnal Abdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 3, 25–31.
Munandar, S. C. U. (2002). Kreativitas dan Keberbakatan: Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif dan Bakat (2nd ed.). Gramedia Pustaka Utama.
Andriani, L., Susanti, D., & Putri, R. (2023). Pemanfaatan bahan daur ulang dalam pembelajaran seni kerajinan tangan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni, 11(1), 44–55.
Zulkarnain, I., & Farhan, M. (2019b). Pengelolaan sampah berbasis masyarakat: Tinjauan konseptual. Jurnal Lingkungan Hidup Indonesia, 5(2), 10–18.
Widiyasari, R., Zulfitria, Z., & Salsabila, F. (2021). Pemanfaatan sampah plastik dengan metode ecobrick sebagai upaya mengurangi limbah plastik. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM Universitas Muhammadiyah Jakarta, 1(1), 1–10.
Permana, I. W., Astuti, D. A., & Kresna, M. (2023). Pengembangan keterampilan kewirausahaan siswa SDI melalui kerajinan dari sampah plastik. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 11(3), 85–92.
Nadiya, S., Akib, H., & Darwis, M. (2024). Pelatihan pemanfaatan barang bekas menjadi kerajinan tangan untuk meningkatkan kreativitas anak di Desa Balumbung. Pinisi Journal of Community Service, 19–24.
Pinem, R. J., Farida, N., Budiatmo, A., Sulistyorini, S., & Widayanto, W. (2021). Pelatihan masyarakat. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 7(4), 143–148.
Pranata, D., Setiawan, A., & Lestari, F. (2022). Edukasi pengelolaan sampah plastik berbasis sekolah dasar: Pendekatan partisipatif. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 201–210.
Yani, N. W. M. N. (2023). Pengenalan ekonomi kreatif dengan membuat kerajinan paper bag dalam meningkatkan kreativitas dan kesejahteraan generasi muda: Desa Bayunggede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jurnal Abdi Dharma Masyarakat, 4(1), 24–31.
Parida, P., Amalia, R., Rimawati, R., Indriani, S., Neliana, N., & Erniati, E. (2024). Pemanfaatan sampah melalui daur ulang kreatif untuk meningkatkan kreativitas siswa SDIN 143 Inpres Leko. Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 236–240.
Tamba, I. M., Kumalasari, P. D., Putriani, N. N., & Agung, I. G. A. K. (2025). Edukasi pemilahan dan daur ulang sampah plastik se-SDI Negeri di Desa Celuk. Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA), 6(1), 51–58.
Roestiyah, N. K. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta.
Leighbody, G. B., & Kidd, D. M. (1966). Methods of Teaching Shop and Related Subjects. Delmar Publishers.
Hartini, H., Wulandari, R., & Maulana, A. (2023). Instrumen observasi untuk mengukur kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar melalui kegiatan daur ulang. Jurnal Pendidikan Lingkungan Hidup, 5(2), 78–90.
Susanto, E., Rahayu, L., & Nugroho, B. (2023). Pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar melalui kegiatan kerajinan tangan berbahan daur ulang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 33–45.
Kisti, H. H., & Fardana, N. (2012). Hubungan antara efikasi diri dengan kreativitas pada siswa SMK. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 1(2), 1–6.
Dewi, T., Anggraeni, R., & Sari, M. (2022). Peningkatan keterampilan motorik halus dan perilaku sosial melalui kerajinan tangan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 115–127.
Anisa, F., Kurniawan, D., & Utami, S. (2024). Pengembangan kreativitas dan keterampilan anak usia sekolah dasar melalui program pengabdian masyarakat berbasis lingkungan. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 27(1), 44–55.
Rahayu, P., & Setiawan, N. (2023). Kemitraan sekolah dan perguruan tinggi dalam program PKM lingkungan hidup: Studi kasus di NTT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya, 3(2), 60–72.
Wulandari, B., & Setiawan, A. (2023). Bank sampah berbasis sekolah dasar sebagai model pendidikan lingkungan berkelanjutan. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 6(3), 188–200.
Fadillah, Y., Maryam, S., & Haryanto, R. (2022). Pelibatan orang tua dalam program pendidikan lingkungan di sekolah dasar: Pendekatan PLA. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(2), 101–112.
Purwanto, R., Fitriani, L., & Santoso, H. (2024). Penyediaan sarana pendukung pengelolaan sampah di sekolah dasar melalui kegiatan PKM. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 23–34.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik (3rd ed.). Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Maria Purnama Nduru, Virgilius Duek (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
